banner 728x250

PMI Kabupaten Malang Perkuat Budaya Aman Bencana di Sekolah melalui Workshop Kepalangmerahan dan SPAB

Humas PMI Jawa Timur
banner 120x600
banner 468x60

Kab. Malang (pmijawatimur.or.id) -Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kepalangmerahan dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Malang. Kegiatan ini diikuti oleh kepala satuan Pendidikan (Kepala Sekolah) serta pemangku kepentingan lintas sektor, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan dan perlindungan warga sekolah terhadap risiko bencana.

Workshop ini diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Malang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Dinas Kesehatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kegiatan tersebut bertujuan membangun pemahaman dan komitmen bersama dalam pengembangan kepalangmerahan serta penerapan SPAB di lingkungan satuan pendidikan.

banner 325x300

Ketua PMI Kabupaten Malang, Hj. Jajuk Rendra Kresna, SE., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat proses belajar mengajar, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, nilai kemanusiaan, serta budaya aman dan tangguh bencana.

“Sekolah adalah ruang yang sangat strategis, tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, nilai kemanusiaan, serta budaya aman dan tangguh bencana,” ujarnya.

Mengapa kegiatan ini penting, lanjutnya, karena anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terdampak bencana, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial.

Oleh karena itu, penguatan kepalangmerahan dan SPAB di sekolah dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus investasi jangka panjang untuk melindungi keselamatan dan masa depan generasi penerus bangsa.

Dalam pelaksanaannya, workshop membahas bagaimana pengembangan kepalangmerahan di sekolah dapat diintegrasikan melalui Palang Merah Remaja (PMR).

PMR dinilai memiliki peran penting dalam mendukung penguatan karakter, edukasi kesehatan sekolah, pertolongan pertama, serta kesiapsiagaan bencana.

“PMR tidak hanya mendukung penguatan karakter di sekolah, tetapi juga berperan dalam edukasi kesehatan dan kesiapsiagaan bencana sejak dini,” tambahnya.

Pengembangan kepalangmerahan dan SPAB telah memiliki fondasi yang kuat. Pada periode 2020–2023, Kabupaten Malang memperoleh dukungan dari Palang Merah Jepang dalam pengembangan SPAB di sejumlah satuan pendidikan. Meski program tersebut telah berakhir, kesinambungan tetap dilanjutkan secara mandiri melalui kolaborasi daerah.

Sebagai bentuk tindak lanjut dan komitmen berkelanjutan, PMI Kabupaten Malang telah melaksanakan standarisasi PMR di tujuh wilayah koordinasi sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi pembinaan kepalangmerahan di sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas pembinaan tetap terjaga dan selaras dengan kebutuhan satuan pendidikan.

Melalui workshop ini, PMI Kabupaten Malang berharap terbangun komitmen bersama lintas sektor untuk mengintegrasikan kepalangmerahan dan SPAB ke dalamperencanaan sekolah, program kesehatan sekolah, serta kebijakan kesiapsiagaan bencana daerah.

“Workshop ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju satuan pendidikan yang

aman, sehat, dan tangguh bencana, serta berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan,”

pungkasnya. (red)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

demo slotslot demo
obraltoto