JEMBER – Sekolah terus memperkuat posisinya sebagai lumbung pendonor darah masa depan. Hal ini dibuktikan oleh relawan muda yang tergabung dalam PMR Wira MAN 2 Jember melalui aksi donor darah rutin yang digelar di lingkungan sekolah Selasa, 27 Januari 2026. Donor darah MAN 2 Jember berhasil menghimpun 35 kantong darah.
Kegiatan ini fokus pada misi edukasi dan regenerasi, yakni menjaring para pendonor darah pemula dari kalangan siswa. Bagi banyak siswa, ini merupakan pengalaman pertama mereka menyumbangkan darah untuk kemanusiaan.

Pembina PMR MAN 2 Jember, Lilis Khusniawati S.Pd menjelaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk menanamkan jiwa sosial sejak dini. Menurutnya, menjaring pendonor pemula memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam mengatasi rasa takut terhadap jarum suntik. “Kami ingin menjadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat di sekolah. Fokus utama kami memang siswa yang baru pertama kali mendonorkan darah agar mereka terbiasa berbagi sejak muda,” ujar Lilis.
Senada dengan hal tersebut, Nur Ifada Jamila, narasumber sekaligus penggerak dalam aksi ini, menambahkan bahwa antusiasme siswa MAN 2 Jember tergolong tinggi. Pendekatan persuasif dari sesama anggota PMR menjadi kunci suksesnya kegiatan ini.
Selain membantu sesama, para pendonor pemula diberikan pemahaman mengenai manfaat kesehatan yang didapat, seperti antara lain pemeriksaan Kesehatan. Siswa mengetahui golongan darah dan kondisi hemoglobin (Hb) mereka. Membantu tubuh memproduksi sel darah merah baru. Dan, membantu menjaga sirkulasi darah tetap lancar.
Aksi ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember, sekaligus mencetak generasi muda yang peduli dan responsif terhadap isu kemanusiaan. (*)


















