banner 728x250

PMI Kabupaten Ponorogo Kembali Kirim Relawan untuk Bantu Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

Humas PMI Jawa Timur
banner 120x600
banner 468x60

Ponorogo (pmijawatimur.or.id) – Dalam rangka menunjukkan solidaritas dan komitmen kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo sekali lagi mengambil langkah proaktif dengan mengirimkan relawan untuk mengatasi dampak bencana di Pulau Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rentetan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda kawasan ini telah memicu respons cepat dari berbagai instansi, termasuk PMI Kabupaten Ponorogo.

Pada Sabtu, 3 Januari 2026, M Nur Amin Zabidi, seorang relawan yang dikenal atas dedikasinya, resmi dilepas untuk bergabung dalam misi kemanusiaan di daerah yang terdampak. Acara pelepasan berlangsung di Markas PMI Kabupaten Ponorogo, dengan kehadiran Ketua PMI Kabupaten Ponorogo, Luhur Karsanto, yang mengungkapkan harapannya agar Zabidi dapat memberikan kontribusi maksimal di lokasi bencana.

banner 325x300

“Kami mengirimkan M Nur Amin Zabidi dengan harapan agar dapat memberikan bantuan nyata kepada saudara-saudari kita di Sumatera yang saat ini tengah menghadapi masa-masa sulit. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir dan membantu di saat dibutuhkan,” ujar Luhur Karsanto.

Pengiriman relawan ini juga menandai kolaborasi erat antara berbagai daerah untuk menangani bencana secara efisien. Ketua PMI Kabupaten Ponorogo menegaskan bahwa fokus utama partisipasi ini adalah pada aspek publikasi dan penyebarluasan informasi terkait upaya respons PMI terhadap bencana di Sumatera dan Aceh.

“Dari PMI Kabupaten Ponorogo, kami akan membantu publikasi kepalangmerahan, sementara teman-teman dari PMI Kota Tangerang dan Jakarta Timur akan berfokus di Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” tambah Luhur.

Koordinasi intensif telah dilakukan antara PMI Kabupaten Ponorogo, PMI Provinsi Jawa Timur, dan PMI Pusat, menghasilkan pembentukan tim gabungan untuk operasi kemanusiaan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa bencana ini telah merenggut 1.152 jiwa, dengan 152 orang masih dinyatakan hilang. Lebih dari 381 ribu warga terpaksa mengungsi, dan ratusan ribu rumah mengalami kerusakan.

M Nur Amin Zabidi, sebelum keberangkatannya, menyatakan kesiapan dan komitmennya dalam misi ini, menekankan pentingnya semangat gotong royong dan solidaritas. “Membantu mereka yang membutuhkan adalah bagian dari panggilan kemanusiaan kami di PMI,” ungkapnya dengan semangat.

Melalui partisipasi ini, PMI Kabupaten Ponorogo berharap dapat mendukung upaya pemulihan masyarakat yang terkena dampak bencana. Selain bantuan fisik, pengiriman relawan ini juga menyampaikan pesan kuat tentang persatuan dan empati antarsesama.

Di tengah tantangan yang dihadapi, PMI Kabupaten Ponorogo tetap berkomitmen untuk hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan profesionalisme dan pengabdian yang tulus, mereka terus menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan di seluruh Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, PMI sebelumnya telah mengirimkan kapal kemanusiaan pertama dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, yang membawa berbagai bantuan termasuk tangki air bersih, logistik, dan 1.500 kantong darah untuk korban di Sumatera. Hari ini, kapal kemanusiaan kedua bersama Kalla Lines disiapkan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, untuk membawa lebih banyak bantuan ke daerah yang membutuhkan.

PMI Kabupaten Ponorogo dengan tekad kuat berupaya untuk selalu hadir, memberikan bantuan dan harapan di saat-saat yang paling dibutuhkan. Dengan semangat yang tak tergoyahkan, mereka berusaha untuk menjadi pelopor dalam aksi kemanusiaan di mana pun di seluruh Nusantara. (humaspmiponorogo)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

demo slotslot demo
obraltoto